Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Mei 2015

Coastal Scents Revealed 2 Palette Review

Hayo ngaku siapa yang tergoda pengen beli Urban Decay Naked 3 Palette?? Sayaaa!! Ngaku lagi, siapa yang males bayar mahal buat beli Naked 3?? Sayaaaa!! LOL.. Sebagai emak-emak medit, budget make up itu tidak boleh mengganggu budget belanja bulanan dan budget sosialisasi (baca: nongkrong cantiks). Jadi saya mulai searching dupe-nya Naked 3 lalu muncul rekomendasi Coastal Scent Revealed 2 Palette.

Dengan harga 1/3 nya Naked sudah dapat 20 warna! Yang bener ini?? Jangan-jangan pigmentasinya kayak Coastal Scent 88 palette yang menurutku not that good.. Tapi demi bisa dandan pake eyeshadow ke-pinky2-an, aku nekat beli!

First impression, packaging-nya cardboard kaya the balm. Nggak ada kaca. Lalu di dalamnya ada 20 pan eyeshadow yang cantik-cantiiik.. Yak, bukan 10 sodara-sodara, tapi 20 alias dua puluh!!

Oke, maaf untuk swatch aku belum bisa kasih liat karena untuk swatch harus dilakukan dengan lengan dalam keadaan terbuka.. which is a no no for me. Jadi untuk pembahasan selanjutnya kita akan pakai gambar paling bawah yang ada nomornya ya..
Yang paling aku suka dari palette ini adalah warna matte nya ada 7; yaitu nomor 02, 06, 11, 13, 17, 18, dan 20. Nomor 02 cocok buat highlight brow bone, nomor 06 cocok untuk light blending shade, nomor 11 untuk medium blending shade, nomor 13, 17, 18 untuk crease (and they're gorgeous burgundy and taupe colors) dan terakhir nomor 20 wajib ya matte black. Sisanya kebanyakan shimmery.. I'm okay with all these shimmers but number 04 gives the most fallout, like really bad..

Pigmentation, 5 shade pertama agak susah keluar warnanya waktu di swatch. Tapi mulai shade 06 sampai yang terakhir nggak ada masalah. Padahal waktu itu tanganku cuma dialasin foundation biasa.

Untuk staying power memang masih kalah sama Naked (aku punya cuma yang Naked 2). Tapi kalo eyeshadow primernya bagus (aku pake Too Faced shadow insurance) make up pagi bisa tahan sampe sore kok. Di aku yang pudar duluan warna shimmernya, warna matte-nya sukses bertahan sampai sore hari. Entahlah.. apa memang karena eyeshadow yang shimmery partikelnya lebih gede jadi lebih mudah jatuh. Overall aku merasa kualitas eyeshadow yang matte lebih baik dibandingkan dengan yang shimmery.

Jadiiii.. kesimpulannya, untuk yang suka dengan warna-warna rosey gold and bronze tapi mempunyai budget yang terbatas, boleh dicobaaaa... The fact that you get 20 pan for a fraction of UD Naked's price is just amazing!!

Sabtu, 20 Juli 2013

The Balm: Nude Tude Palette

I was supeerrr excited when this package arrived! Sudah lama banget aku ngincer-ngincer palette netral yang kualitasnya bagus (neutral again?? haha). Jadinya aku sisihkan gaji untuk beli apa yang di dengung-dengungkan beauty blogger seluruh duniaaa *haishhlebay.

Kenapa aku milih Nude Tude bukan Naked-nya Urban Decay? Pertamaaaa, jujur alasannya adalah harganya lebih miring dari pada Naked. Hahaha.. Secara sebagai ibu-ibu aku kan harus nyicil rumah, nyicil mobil, bayar baby sitter dan berhemat. Kalo diselisih sekitar 200ribuan lebih murah lah.. Kedua, range warnanya lebih lebar alias contrasting colornya lebih banyak. Jadi kalo mau bikin efek-efek 3D gitu bisa banget layeringnya. Kalo Naked tuh kayanya warnanya mirip-mirip shadenya, cuma beda-beda tone aja. Ketiga, Nute Tude punya lebih banyak matte shadow (ada 4 warna), sedangkan Naked cuma punya 2 matte shadow. Tau kan kalo lagi nggak pengen mata keliatan kaya mau dangdutan dan pengen lebih formal, aku lebih suka pake shimmernya sedikit aja.

Deskripsi produk, Nude Tude terdiri dari 12 warna eyeshadow, 4 warna terang, 4 warna yang middle-tone, 4 warna lagi gelap. Laluuu 4 warna matte yang kumaksud di atas itu Sultry (midtone brown), Sexy (dark plumy brown), Sleek (dark brown), sama Serious (ini warna item kereng). Packagingnya lucu bangeeet, kebetulan aku belinya yang Naughty jadi ada gambar cewe-cewenya gitu. Temenku yang cowo liat di Instagram (follow @widanurina ya kakaaa!!) trus komentar, "Itu apa sih Wid kok gambarnya bikin aku berimajinasi?" Huahahahah.. Di tutupnya juga ada kacanya yang lumayan gede. Trus ada brush kecil dual end gitu, satu liner brush, satu lagi angled shadow brush. PAO-nya tertulis 12 bulan, kayanya nggak bakalan habis deh dalam setahun.. Overall penampakannya kaya begini nih..



Berikut swatchnya..






Kesannya setelah menjadi pemakai Nude Tude selama seminggu (haishh, 'pemakai' kaya narkoba aja) warnanya pigmented bangeeeettt.. Bahkan aku sering make warna hitamnya untuk eye liner. Beberapa temenku di kantor yang nyolek suka kebanyakan ngambil warnanya, since a little goes a looong way.. So far, i'm loving this palette sooo much! Kadang aku bawa aja ke kantor gitu kalo lagi buru-buru biar bisa dandan di kantor.

Yang aku sayangkan cuma 2, pertama kenapa warna highlightnya yang putih itu shimmery jugaaaaakkkk. Aku lebih suka highlight warna matte sih, tapi itu sih selera ya. Kedua, brushnya agak nggak niat gituh. Untuk liner brushnya kepake sih, tapi buat yang angled brush-nya nggak pernah kupake.

Biar lebih gampang, mari kita bikin pros and cons..

Pros:

  • Pigmented sangaaatttt.. Nyolek sedikit aja udah kereng
  • Range warnanya sangat lebaar, cocok buat yang suka bikin mata-mata 3D yang kontras atau bahkan cut crease.
  • Warna matte-nya ada 4 sodara-sodaraaa.. Cocok untuk yang nggak suka matanya terlalu dangdut.
  • Packagingnya lucu bangeeet..
Cons:
  • Bagiku harganya masih mahal... Believe me, this is my first non-drugstore palette.
  • Warna highlight-nya matte, nggak suka *mewek..
  • Brushnya nggak niaaat.. kepake liner brushnya doang.
Kesimpulannya, puas banget dah sama palette ini.. Recommeded banget yang pengen punya palette netral berkualitas.

Regards,
Widaaaaa...


Rabu, 12 Juni 2013

NYX Soft Matte Lipcream

Diborong 2 posting yaak hari iniiii karena lagi nggak ada pasien banyak draft yang numpuk;p

Me and my friends have been raving about this product for at least the whole month! We even wear it to the office all together. It's the NYX Soft Matte Lipcream... *fanfare*

Claims: Neither lipstick nor lip gloss, this matte lip cream is a new kind of lip color that goes on silky smooth and sets to a matte finish. Soft Matte Lip Cream is surprisingly durable and, unlike some matte lipstick formulas, also moisturizing.

Apakah benar seperti itu? Mari kita tinjau lebih dalam lagi.. Ini klaimnya lipcolor bentuknya cream tapi finishingnya matte.. Is that possible? Dari kemasannya aja udah aneh, lipcolor matte tapi kok kemasannya tube? Ada aplikator wand-nya lagi? Lipgloss kaliii... Heheh, itu kesan pertama yang muncul di kepalaku pertama kali terima produknya. Satu tube isinya 6.5g, PAO-nya tertulis 9 bulan (nah lo, harus sering-sering dipake). Bentuknya seperti di bawah ini..



Jadi aku belinya pertama yang warna Addis Ababa karena warnanya shocking pink. Mikirnya lucu juga kali ya punya lipstick shocking pink tapi matte. Waktu pertama kali di apply, beneran bentuknya cream, nggak bikin bibir kering. Trus wanginya itu loh, wangi bubble gum yang rasa cotton candy (inget nggak dulu jaman kecil suka ngunyah bubble gum yang rasa cotton candy, ini wanginya kaya gitu!). Sooo comforting! Setelah beberapa menit, dari tekstur cream, lama-lama berubah jadi matte. Ajaib yaakk, hahaha..



So far aku udah koleksi 4 macam warna: Stockholm, San Paulo, Amsterdam, sama Addis Ababa.

  • Stockholm warnanya nude pink yang surprisingly masuk di skintone-ku yang yellow undertone. Bagus banget untuk mengimbangi riasan mata yang gonjreng atau kalau lagi pengen soft tonal look.
  • San Paulo ini warnanya pink dengan purple undertone (magenta ya berarti? haha) kalo di bibirku jatuhnya lebih dominan pink. Color payoff-nya amazing..
  • Amsterdam warnanya merah orange yang nyala. Definitely my kind of statement lips. Andalanku kalo mau bikin first impression yang berkesan.
  • Addis Ababa warnanya bright fuschia, ini statement lips kesukaanku! Kalo diperhatiin ada glitter kecil-kecil warna biru gitu, tapi subtle kok. Sayangnya diantara yang lain, pigmentasinya paling kurang jadi harus diapply berkali-kali. But no problemo, masih cinta sama si Addis ini..
Secara umum, warna-warna di atas bisa tahan sekitar 4-5 jam. Kalau habis makan memang harus di apply lagi. Tapi untuk kenyamanan sebuah lipstick matte, aku acungin jempol daahhh.. Berikut swatchnyaaa...

Keliatan yaa, addis-nya rada samar dibanding yang lain
Kesimpulan:
Pros:
  • Harganya bersahabat
  • Wanginya kaya cotton candy bubble gum, bikin inget masa kecil dulu kalo lagi ngunyah permen karet, hihihi..
  • Nggak bikin bibir kering dan nggak nyelip-nyelip di antara garis-garis bibir.
  • Color payoff-nya amazing, sebagian besar cukup satu kali oles aja
Cons:
  • Daya tahannya agak sedikit di bawah lipstick matte biasa.
  • Ada shade yang pigmentasinya kurang dan sulit di apply.
Sekian review sayaaaa. Kalau yang masih penasaran sama NYX soft matte, monggo dibeli dan dicoba sendiri... Kita sih sekantor seneng banget sama produk ini. Kalau kalian gimanaa?

Regards,
Wida


Selasa, 11 Juni 2013

NYX Nude On Nude Natural Look Kit

Hollaaaa.. Im back this month! Kali ini bikin review produk dulu yaaa..

Udah dari beberapa bulan yang lalu pengen punya pallette dengan warna neutral tapi yang nggak semahal Naked-nya UD. Cari sana sini trus baca-baca di make up alley kok ratingnya 4.3, jadi penasaran. Belinya di chic tapi pas mau purchase, ni barang cepet banget out of stock-nya. Kayanya aku nungguin sebulan baru deh ada lagi.



Jadi ini bentuknya palette 9 warna eyeshadow dengan tambahan 2 lipgloss. Sebenernya mereka ngeluarin juga pallete kaya gini yang warnanya bronze sama purple (kalo nggak salah). Ukurannya setelapak tangan 2.25x2.25 inch, ada kacanya, bagian bawahnya bisa ditarik trus muncul 2 lipglossnya gitu. Top row isinya warna-warna matte semua, 2nd and 3rd row isinya shimmery semua.



Di pan warna eyeshadownya tampak sangat cantik sekali. Rada sangsi juga sih kalo di kulit Indo keluar nggak, secara kalo liat swatchnya di tangan-tangan bule jadinya bagus bangeeettt... So here's my swatch, dasarnya pake Too Faced Shadow Insurance..



Kesan pertama, karena pernah nyoba UD Naked-nya Intan, yang ini terasa jauuuuh di bawahnya. Warnanya kurang pigmented, walaupun sudah pake eyeshadow base. Di mata apply-nya juga harus berkali-kali baru keluar warnanya. Tapi, pas diliat hasil akhirnya sangat natural.. Karena sekarang sedang booming dandan ala korea dengan eyeshadow natural dan eyeliner yang tebel, jadi no problem lah kalo mau bikin ulzzang style make-up, hahaha.. Jadi kesimpulannya...

Pros:

  • Harganya bersahabat cocok untuk ibu-ibu berbudget seperti saya :D
  • Kemasannya compact sekali, cocok dibawa sehari-hari ke kantor
  • Include 2 lipgloss
Cons:
  • Warnanya kurang pigmented especially untuk orang Indonesia
Dan inilah ulzzang style ala Wida.. Lengkap dengan gradient stained lips segala.. Semoga bermanfaat...



Regards,
Wida

Minggu, 24 Maret 2013

NYX HD Eyeshadow Base Review

Hmm, aku pakai produk ini kira-kira sudah lebih dari 6 bulan. Waktu itu belinya di Chic seharga 79 ribu. Aku pikir, karena baru pertama kali nyoba eyeshadow base, coba dulu yang merek biasa aja (jadi aku di sini nggak akan buat comparison swatch yaa..). Besides, sayang duit juga buat beli yang harganya 200-300ribuan. Trus ceki-ceki review di Makeupalley ternyata bintangnya 4 bo! Jadi cuss, dibeli aja buu..

Produknya sendiri bentuknya tube dengan tutup yang ada aplikator seperti gambar di bawah. Klaim yang tertulis di kemasannya: even out skin tone and smoot out lines, perfect prep for true color and long lasting eyeshadow. Konsistensi produk ini seperti pasta cair yang berminyak (nah loh, bayangin sendiri). Beda dengan NYX eyeshadow yang lain (in a pot) yang konsistensinya creamy. Satu tube volumenya 8 gram, PAO nya tertulis 9M.

Sampe nggak bisa dibaca lagi tulisannya



Jujur aku nggak punya eyeshadow base high end seperti Urban Decay Primer Potion atau Too Faced Shadow Insurance, tapii aku pernah nyolek-nyolek punya temenku *maunyagratisanheheh*. Menurutku si NYX ini dibandingin sama UDPP konsistensinya lebih cair, si UDPP lebih bagus kalo buat even out skintone si eyelid. Trus kalo dibandingin TFSI, beda finishingnya. Kalo si NYX keringnya ini cenderung oily, kalo si TFSI keringnya lebih powdery. Jadi kalo untuk ngeblend lebih enak jatohnya kalo pake TFSI (ngerti ga ya?).

Trus untuk daya tahan, aku acungin JEMPOL banget buat si NYX ini!!! Karena kalo pake ini, eyeshadowku bisa tahan sampe 12 jam lebih. Asli!! Walaupun dipake wudlu juga tahan. Bahkan pernah ya aku itung sendiri, aku make eyeshadow jam 8 pagi, lanjut paginya lagi jam 3 dini hari masih nempel (hahaha, jorok gak sih). Berikut swatch si Maybelline Hyper Diamond dengan dan tanpa si NYX eyeshadow base.

cuma dioles pake tangan aja ini..


Ini setelah digosok-gosok dibawah air mengalir (nggak pake sabun)

Pros:
  • Daya tahannya jempolan! Bisa lebih dari 12 jam malah!
  • Harganya cukup terjangkau
Cons:
  • Kemasannya agak kurang menurutku, karena susah tuntas. Nggak bisa dipencet sampai habis.
  • Sekalinya nempel jadi agak susah diblend. Tapi bisa sih, cuma butuh berkali-kali aja.
Jadi kesimpulannya, walaupun si NYX ini tidak se-wonderous klaim yang tertulis di kemasannya, tapi aku puas makenya. Will I repurchase? Yeeeess dooong!! Mengingat masih mikir-mikir beli UDPP sama TFSI.

Sekian reviewnya, mudah-mudahan membantu.. 

Regards,
Wida



Minggu, 24 Februari 2013

Revlon Beyond Natural

Hello.. It's my first english written review. Hope I can make a lot of more english writing in the future!

This time I'd make a review post on Revlon Beyond Natural Skin Matching Makeup. This product is more of a tinted moisturizer as it goes on pretty sheer on me. I've been using this product since over a year ago. I think it's okay because the PAO symbol reads 24M.

Okay, start with product description. It comes in a tube of 30ml, mine was shade 220 which is light-medium. It has SPF 15 and contains titanium dioxide and zinc oxide as their active ingredients. It claims to covers imperfection and evens out skin tone. The product should self adjust to your skin tone as it's patented micro-color beads breaks upon application. Hmm, this is something new.. So at first it goes on white with speckles of pigments, but as it blends the micro-color beads breaks and gives you the color. And here's the product



And here's what i mean by micro-color beads..

Ohh, it's white with tiny pigment spots..


Hmm, still white..

Ahhaa, so this supposed to match my skintone...

From my experience of using this, I say it gives me sheer coverage. It should be okay if you have minor skin problem, but I wouldn't recommend this if you have blemishes or an obvious discoloration. For the longevity, surprisingly it survived my daily working hour! And I really have to use make up remover to clean it up, not just an ordinary face wash. As for oil control, I don't have oily skin, but if you have oily skin then this may not suit you cos it doesn't have oil controlling properties.

As for the skin matching technology, honestly I don't really buy that because in my face it tends to oxidize when applied heavily and make my skin looks darker. At first I was like 'ohh maybe the shade is too dark for me', but after a while then I realize that it does oxidize in my skin. However, I still like this product when I just want something light on my face. I applied it thinly thus it won't be that much darker after few hours. And here's what I mean by that..

Notice how it got darker after few hours..


So, pros and cons..

Pros:

  • Budget friendly, although I can't remember how much I paid for it, haha
  • It has SPF 15
  • It stays quite a long time in my face
Cons:
  • It oxidizes in my face!
  • I don't really like their micro-color bead thing, it got me guessing 'oh maybe this is the right color' but then after blending it a while, it turns out to be darker then my skin. I just don't like the guessing part.

Conclusion, will I repurchase? No.. I'd rather use BB cream instead. But I would recommend this for teens who's still a beginner in make up that doesn't want that heavy coverage nor expensive purchase. Hope that helps, until then TTFN!!

Regards,
Wida

Rabu, 26 Desember 2012

Denanta Kitchen

Disclaimer: i'm not that foodie nor anywhere near a food blogger. Tapi aku berusaha yang terbaik dan mulai belajar untuk bertindak-tanduk seperti Sasa yang suka mereview resto/hangout place di Jakarta, wekekeke.

Hari Selasa kemarin kita mengisi libur Natal dengan bersilaturrahmi ke rumah saudara. Memang sudah rencana sih karena sepupuku ultah dan sebelumnya ngundang tapi kita nggak bisa datang. Akhirnya dipilih lah tanggal merah kemarin untuk sowan ke sepupuku itu. Alhamdulillah pas kita ke sana, semua keluarga sedang lengkap kap kap.. Kinan juga cheerful banget pas diajakin walaupun lagi pilek.

Nah, yang spesial dari kunjungan itu adalah si mas sepupuku ini punya resto di bilangan Polim, Denanta Kitchen. Mengemban spesialisasi iga dan grill, restoran ini suasananya menurutku kaya country style kitchen yang dindingnya gak di plester, jadi bata-batanya keliatan gitu.



Sebenernya aku pengen pesen iga atau grill nya Denanta yang mereka unggulkan, tapi karena bawa Kinan jadi pesennya yang sekalian bisa dimakan berdua aja. Minum aku sama Ari pesen yang standar, air putih sama orange juice. Appetizer aku pesen  Mushroom Cream Soup (35IDR), dihidangkan dengan cipratan (apa ya bahasa Indonesianya drizzle?) cream sama EVOO. Itung-itung Kinan bisa makan sekalian gigit-gigit garlic breadnya. Pas datang aku celupin itu roti ke soupnya trus dikasi ke Kinan, eh, dia bilang "enyak enyak.." sampe angguk-angguk trus diketawain om waitress-nya. Akhirnya dia gerogotin itu roti sampai akhirnya kita minta 1 garlic bread lagi. Kalo buatku, I have weak spot for mushroom, jadi aku sukaak.

Mushroom Cream Soup
Main-nya aku akhirnya pesen Salmon Teriyaki (89IDR) supaya bisa dimakan berdua sama Kinan dan Ari pesen Lamb Chop (110IDR) atas saran budhe. Salmon teriyakinya lengkap dengan nasi dan side dish sauted mushroom sama salad-nya. Perpaduan manis gurihnya saus teriyaki sama segernya salad oke banget, portion wise cukup mengenyangkan buat aku. Sayang Kinan ngelepeh salmonnya pas disuapin.

Salmon Teriyaki
Lamb chopnya dihidangkan dengan side dish french fries dan sayur. Saus ijonya itu enak asem-asem seger gitu, kayanya ada lemonnya. Dagingnya sendiri lumayan empuk dan berbumbu.

Lamb Chop
Untuk dessert aku pesen Apple Crumble (29IDR) dan sepupuku yang satu lagi pesen Carrot Cake (29IDR) yang sayangnya gak sempet difoto. Awalnya aku berharap apple crumble-nya bakalan kaya di resep-resep gitu yang pake taburan oats diatasnya, pas datang ternyata bentuknya lebih ke apple pie ya dengan pie shell di bawahnya dan crumble-nya juga ternyata dari pie shellnya. Disajikan dengan es krim vanilla dan astor. Kemanisan rasanya menurutku. Kalo carrot cakenya, rasanya enak dan cukup moist tapi pengennya pake cream cheese frosting, hehehe...

Apple Crumble
Trus di detik-detik terakhir, budhe mesenin kita martabak denanta (gak tau harganya karena nyomot aje, haha). Dari penampakan keliatan martabaknya tebel ya, trus ada saus asem manisnya gitu. Pas dirasain, wuihhh, daging gilingnya generous banget dan juicy.. Ini beneran enak.

Martabak  Denanta

Pulang dari situ kenyang banget, masih ditambah special christmas compliment lagi. Tapi gak kumakan karena kekenyangan. Overall sukaa.. Cuma harusnya memang aku pesen yang grill-nya juga biar lebih puas. Oiya, kata mas ini menunya masih penyesuaian jadi masih menunggu respon pasar. Buat semua yang suka iga dan grilled food, boleh deh dateng ke Denanta Kitchen.

The owner (right) who has just loss loads of pounds and his brother (left)
Denanta Kitchen
Jl. Panglima Polim IX No. 18 - Kebayoran Baru
Ph. 021 720 1723
Jakarta, Indonesia


 Thanks mas!




Selasa, 27 November 2012

Maybelline Color Tattoo

Wokaayyy, saatnya review/mini haul kali ye..

Aku penasaran sama produk ini udah lama banget. Gara-garanya para suhu-suhu di youtube pada make semua, dan reviewnya bagus-bagus. Nunggu-nunggu kapan dijual di konter Maybelli di mol-mol, ternyata gak masuk Indonesia kayanya deh. Akhirnya ikut PO sama si Rani pas lagi ada diskon.

Maybelline Color Tattoo sendiri ini bentuknya cream eyeshadow yang konon katanya bisa tahan 24h. Siapa sih yang mau pake make-up 24 jam penuh, gak mandi gitu ya? Trus yang bikin oke lagi, katanya bisa buat eyeshadow base juga. Nah karena aku PO nya pas lagi ada promo, kemarin belinya seharga 63.000IDR saja per 1 pot. Belinya yang warna Tenacious Teal sama Too Cool. Aku tuh gampang tergoda kalo liat warna turquoise yang cantiik.. Wekeke.. Kemasannya kaya gini ya ibu-ibu.. Ini diliat dari pantat botol/pot nya.



Si warna Tenacious Teal ini wujudnya tosca dengan shimmer. Sedangkan Too Cool sendiri warnanya putih dengan shimmer, lebih ke pearl gitu ya. Pertimbangannya pilih 2 warna ini karena suka warna tosca sama pengen punya eyeshadow base yg ada shimmernya. Berikut swatchnya..



Pros:

  • Beneran tahan lama. Nggak dipake 24 jam sih, tapi kupake seharian di kantor eyeshadow gak ke mana-mana bahkan setelah kena air. 
  • Warnanya crong dan pigmennya cukup menurutku.
  • Bisa aplikasi langsung pake jari. Jadi tinggal cepluk-cepluk trus langsung nemplok gak pake fall out.
  • Harga lumayan bersahabat yaaa.. Secara Maybelline kalo di luar sono merek drugstore.
Cons:
  • Menurutku kalo pake kuas, ngeratainnya butuh waktu. Apa aku aja yang belum terbiasa pake cream eyeshadow ya? Jadi agak lama gitu ngoles-ngolesnya.
  • Tidak tersedia di Indonesia jadi harus PO atau nitip-nitip
Kesimpulannya, untuk yang suka lenongan, produk ini patut dicoba. Untuk repurchase apa gak, hmm.. Butuh observasi lebih dalam. We'll see ntar lah.. 

Hope that helps!

Regards,
Wida

Selasa, 23 Oktober 2012

Revlon Lip Butter Review

Aku penggemer lipstick Revlon bahkan sejak sebelum jadi suka dandan. Kenapa? karena ibuku selalu pake lipstick Revlon. Jadi pas dikenalin pertama kali sama yang namanya lipstick, dibeliinnya juga Revlon! Waktu kuliah aku punya Revlon Renewist Lipstick yang aku pake sampe tumpul dan gak bisa dioles lagi! Bener-bener sampe abis bis.. Bentuknya kaya di bawah ini..

Ada yang ingat? Tempatnya transparan, tengahnya ada moisturizernya. Punyaku ku-abuse sampe casing transparannya lepas-lepas, hahaha.. But i love this lipstick ssooo much! Gak bikin bibir kering, pigmentasinya oke, dan tahan seharian kalo kuliah. Nah pas mau cari lagi, kuciwa karena sudah discontinue produknya.

Sejak saat itu aku jadi si lipstick wonderer.. Menclok sana sini, tapi gak pernah nemuin yang secocok si Revlon ini. Sampai suatu hari di pertengahan tahun 2012, Revlon menggebrak kembali dengan koleksi Lip Butter nya!! Wah apa nih Revlon ngeluarin lipstick baru? Eh bukan lipstick ding, lipbalm? Eh apa dua-duanya? Akhirnya aku kalap beli 3 setelah colak-colek di mall, haha.. Ini dia..


Aku beli Cherry Tart 070, Peach Parfait 025, Macaroon 096

Produk ini diciptakan produsennya dengan konsep perkawinan antara lip balm dan lipstick. Mengandung mango, shea, dan coconut butter yang konon bisa meningkatkan kelembaban bibir sampai 156% (cateettt, bukan 100%, bukan juga 150%). Pertama kali pake rasanya lembut bangeet, sso buttery.. Gak bikin bibir kering dan warnanya surprisingly keluar juga! Memang ada glitternya dikit tapi gak ganggu kok. Trus yang kuperhatiin, untuk warna-warna yang lebih gelap, suka stain di bibir. No problem.. Staying power memang gak terlalu lama sih, dipake makan sekali udah ilang. Tapi itulah enaknya, sensasi touch up-nya itu! Serasa pakai lipbalm. Plus wanginya kaya roti marie, seriusan ini..

Mari kita lihat warnanya satu-satu.. Kita mulai dari warna yang paling muda, Peach Parfait 025. Warna ini resmi jadi warna nude pink favorit setelah sebelumnya aku nyoba Revlon Pink in The Afternoon yang jatuhnya di kulit terlalu frosty.

Peach Parfait

Warna selanjutnya adalah Macaroon 096, lebih gelap dari peach parfait. Lebih pink kecoklatan. Warna ini yang lagi nangkring di beauty pouch kalo ke kantor. Sukaaa...

Macaroon, agak washed out warnanya
Selanjutnya Cherry Tart 070, warnanya merah terang. Sebagai cewe yang jarang pake lipstick warna merah terang, awalnya agak terintimidasi sama Cherry Tart. Tapi tapiii, setelah dipake ke bibir warnanya sheer koookkk... Jadi sekarang kalo lagi mau sok-sokan ikut trend ombre lips biasanya aku paduin itu si Cherry Tart buat bibir atas dan Peach Parfait untuk bibir bawah.

Cherry Tart, agak sheer kaaann..
Sooo, beberapa poin yang mau aku kasih tau:

Pros:

  • Moisturizing bangeet, gak bikin bibir kering
  • Terasa ringan di bibir, gak lengket. Cocok buat sehari-hari.
  • Wanginya roti marie, hehehe..
Cons:
  • Staying power so so lah ya, dimaklumi karena memang produknya lebih buat melembabkan bibir
  • Trus, kok perasaan produknya cepet abis ya? Apa aku yang keseringan make?? Yang peach parfait sudah setengah jalan dalam waktu sekitar 3 bulan.
Kesimpulannya, bakalan repurchase pastilaaahhhh!! Suka banget..

So hope it helps, selamat mencoba!

Regards,
Wida

Minggu, 07 Oktober 2012

Hada Labo Review

Hadalabo udah resmi masuk Indonesia!! Hurrayyy! Thanks to Rohto Indonesia yang ternyata pabriknya di Jl.Raya Cimareme, Padalarang, dekat rumah mertuaku. Sering banget lewat situ dan liat gedungnya soalnya..

Pertama kali tau Hadalabo dari Sarah yang duluan pake. Setelah nyoba sample sizenya, eh ternyata enak juga. Akhirnya beli yang ukuran gedenya. Sebenernya kulitku termasuk normal sih, jadi yaa episode kulit kering sampe ngelupas itu jarang banget. Cuma aku nggak suka pelembab yang bikin kulit jadi berminyak. Apalagi yang kalo dibawa tidur bikin muka kaya penggorengan paginya. Jadi sebenernya aku cari pelembab yang bisa bikin kulit kenyal tapi gak berminyak.

Mari kita mulai dengan deskripsi produk. Aku beli Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Face Wash sama Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion.



Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Face Wash, aku beli seharga 13.000IDR dengan isi netto 50gr. Di belakangnya tertulis kalau produk ini mengandung 2 tipe hyaluronic acid yaitu Improved Hyaluronic Acid (AcHA) dan Hyaluronic Acid. Si AcHA diklaim dapat menahan kelembaban kulit sampai 2x lipat. Cara pemakaian seperti face wash biasa, tuang di tangan trus diusap ke wajah trus dibilas. Pengalamanku pake ini lumayan enak sih, cuma untuk melembabkan kayanya gak deh.Cuma bersih aja, jadi ya menurutku sama kaya face wash lain.





Pros:

  • Harganya terjangkau, cukup bersaing dengan face wash merek lain
  • Non-perfumed dan pH balanced, penting banget untuk yang punya kulit sensitif
Cons:
  • Menurutku untuk produk yang bertitel 'Ultimate Moisturizing' kok rasanya biasa aja ya. Tidak se-moisturizing itu.
Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion, aku beli seharga 26.500IDR dengan volume netto 100ml. Di belakangnya tertulis produk ini mengandung 3 tipe hyaluronic acid yaitu AcHA, hyaluronic acid biasa, dan nano-sized hyaluronic acid. Cara pemakaiannya dituang di telapak tangan, diusapkan ke muka, trus muka di tepuk-tepuk (kalo gak mau bilang digampar-gampar, haha) dan biarkan lotionnya meresap. Pertama kali liat lotionnya rada ga meyakinkan gitu, kaya encer-encer berlendir, wakakaka... Tapi setelah dipakai sesuai aturan, beneran loh bikin kulit muka kenyal dan lembab! Gak ada lagi tuh dry patch di pipi kalo habis dari ruangan AC lama. Jadi sekarang aku pake produk ini sebelum riasan.






Pros:
  • Harganya terjangkau apalagi setelah resmi masuk indonesia
  • Non-perfumed dan pH balanced
  • Nggak bikin muka berminyaaak, tapi kulit jadi terasa kenyaal.. Aku suka bangeet!
Cons:
  • Apa yaa.. hmm, mungkin kalo boleh saran, kalo bisaaa ini produk dijual dimana-mana doong! Jangan cuma di toko kosmetik aja. Soalnya peminatnya buanyak..
  • Ini fungsi lotionnya cuma moisturizer aja, bukan all in one product. Jadi kalo buat skincare sehari-hari perlu tambahan. Misal yang perlu SPF, anti aging, dan lain-lain.
Oke kesimpulannya apakah akan repurchase? Kalo yang face wash gak lah ya.. Tapi yang lotion kayanya bakalan beli lagi nih kalo abis. Sekarang aja suamiku aku suruh pake kalo mukanya lagi kering. Ayo doong, Rohto jangan cuma dikenal karena tetes matanya, tapi terkenal dengan Hada Labo-nya jugaaa..

Sekian review dari aku, semoga membantu teman-teman yaa. Selamat hunting Hada Labo!

Regards,
Wida

Minggu, 23 September 2012

Maybelline Eye Studio Eyeshadow Review

Hi guys.. another productive week.. Bisa nulis lagi.. yes yes yes. Mumpung anak lagi tidur. Kali ini review tentang Maybelline Eye Studio Eyeshadow. Eyeshadow ini diklaim bisa membuat mata berkilauan seperti diamond, namanya aja hyper diamonds.

Deskripsi produk, aku beli eyeshadow ini di Giant (iya yang supermarket itu) seharga 88.000IDR. Agak mahal sih menurutku, soalnya kita cuma dapet 4 warna dan 1 top coat. Aku belinya yang nuansa coklat-bronze gitu, terdiri dari 1 line color, 1 highlite, 1 medium dark, 1 medium light, dan 1 top coat. Apa itu top coat? Top coat itu si glitternya, dipakai sebagai finishing untuk efek mata berkilauan. Oke, seperti ini produknya..


Sekarang kita bahas warnanya. Yang warna medium dark (B) itu sejenis warna tembaga yang sebenernya memberikan efek satin finish tapi ditambahin glitter holografik warna ungu kuning. Yang warna medium light (C) itu warna coklat (agak ke taupe dikit kali ya) dengan satin finish, again ditambahin glitter holografik. Yang highlighter itu warna krem (D), sebenernya udah shimmery, tapi di tambahin glitter lagiii.. Nah, yang item itu sebenernya matte (E) tapi ditambahin glitter warna ungu jadi dari jauh warnanya kaya ungu tua. Last, yang top coat (A) sebenernya gak mengandung pigmen kurasa, cuma glitter aja untuk memberi efek kilau terakhir. Berikut swatch-nya..

hoo, yang topcoat A bener-bener cuma keliatan glitternya aja


Ini ngasih namanya gak sesuai di kotak Maybelline-nya ya..
Pros:

  • Berkilauan, bagus banget kalau buat riasan malam. Eh tapi siang juga oke kok asalkan warnanya yang netral.
  • Tersedia di hypermarket dan drugstore sekitar kita, jadi gak perlu order-order segala.
Cons: 
  • Glitternya banyak yang rontooookk, alias fall outs! Jadi tadinya cuma mau berkilauan di kelopak mata, tapi glitternya pada berjatuhan di mukaa..
  • Aplikatornya gak guna buat aku. Kurasa cuma formalitas aja tu aplikator nangkring di situ.
  • Tapi harganya kok lebih murah di US sono ya, sekitar 6USD katanya.
Kesimpulannya, bagi kalian yang banci shimmer atau banci glitter, ini adalah palette yang cocok buat kalian! Untuk pigmentasi sih standar lah ya, cukup deh. Berikut foto waktu make eyeshadow iniii..


yaaakk, di zooooomm bu-ibuu..
Okay, semoga reviewnya bermanfaat. Selamat ber-activity *mhuahahaha, ini kalimat bosku banget*

Regards,
Wida

Sabtu, 22 September 2012

NYX Jumbo Eye Pencil

Hula halooo, kali ini saya akan mereview salah satu produk NYX yang cukup beken yaitu JEP alias Jumbo Eye Pencil. Konon katanya termasuk best sellernya NYX juga. Diklaim dapat digunakan sebagai eyeliner dan sebagai eyeshadow. Tersedia dalam 28 pilihan warna (maakk mauu semuanyaa..)

Kita mulai dengan deskripsi produk yaa.. Yang aku punya ada 3 warna, milk, oyster, sama cashmere. Bentuknya kaya pencil bantet kalo kubilang, dengan tutup transparan (disini fotonya gak pakai tutup yak). Teksturnya creamy, cara pakainya tentu saja tinggal di glide aja. Aku beli yang milk terlebih dahulu di salah satu online shop dengan harga 48.000IDR. Beginilah penampakannya..


Yang milk warna putih, oyster warna ungu muda/lilac, trus si cashmere ini warna champange. Kenapa aku milihnya 3 warna ini? Yang putih aku pake sebagai base untuk mengaplikasikan warna-warna terang, yg ungu aku pakai untuk mengaplikasikan warna-warna dengan cold undertone, yang champange aku pakai untuk aplikasi warna-warna dengan warm undertone. Ini dia swatch-nya

jyaahh, kok jadi miring. padahal udah ku-rotate

Pros:

  •  Harga termasuk bersahabat untuk sebuah produk luar negri
  •  Warnanyaaa cantik-cantik dan bikin mupeng. Kalau liat swatch-nya di internet dijamin bikin bingung. Aku aja milih 3 warna ini setelah dipikir-pikir lama bangeeet.
  •  Bisa dipakai sebagai base terutama untuk yang milk ya. Must have menurutku! Siapa bilang kulit gelap gak bisa pake eyeshadow ngejreng!

Cons:

  • Kalo dipake ketebelan suka crease, huhuuuuu.. Ini main concern bgt nih! Padahal di bawahnya udah pake NYX eyeshadow base loh. Ada yang tau cara ngakalinnya??
  • Agak susah build-up nya karena, gimana ya bahasanya, kalau di stroke berkali-kali warnanya bisa geser-geser.
  • Harus diraut karena bentuknya pencil
Mana contohnyaaa yang pake JEP?? Oke okee, sabar yaa.. Maaf kalo kualitas gambarnya gak bagus, maklum fotonya cuma pake BB.

Ini nyoba-nyoba pake JEP Milk, eyeshadow-nya pake Sleek Ultramatte Bright.
Jadiiii, setelah semua pertimbangan di atas bagaimana? Kalo untuk yang milk aku recommend, terutama untuk yang  pada suka pake warna-warna terang. Kalo warna lain, cukup coba-coba aja deh.

Regards,
Wida